Ponorogo — Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M, MAN 2 Ponorogo menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban yang dirangkaikan dengan Pengajian Akbar pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh keluarga besar madrasah, masyarakat sekitar, serta para tamu undangan.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., hadir memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan penyembelihan hewan kurban dan Pengajian Akbar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa ibadah kurban tidak hanya menjadi wujud ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial, semangat berbagi, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Ibadah kurban mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang perlu terus ditanamkan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki rasa tanggung jawab sosial,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mohamad Thohari mengapresiasi MAN 2 Ponorogo yang secara konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter peserta didik. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keimanan dan kepedulian sosial yang kuat.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap momentum Iduladha dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik dalam meneladani nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman nyata bagi peserta didik dalam memahami makna ibadah kurban dan pentingnya berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Kegiatan semakin semarak dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan Ustadzah Uswatun Hasanah, M.Si. sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat keikhlasan dalam beribadah, serta menjadikan Iduladha sebagai momentum mempererat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Ponorogo berharap dapat menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat kepada peserta didik sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah, masyarakat, dan Kementerian Agama dalam membangun generasi yang berakhlakul karimah, moderat, dan berdaya saing.






