PONOROGO – Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., menghadiri kegiatan Santunan Anak Yatim/Piatu Tahun 1448 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sub Unit MAN 2 Ponorogo, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Hadirkan Kebahagiaan Sederhana di Bulan Penuh Berkah” ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.
Santunan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial kepada anak-anak yatim dan piatu sekaligus sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan di bulan Muharram, bulan yang memiliki keutamaan dalam Islam. Bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Dalam kesempatan tersebut, H. Mohamad Thohari menyampaikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan Sub Unit MAN 2 Ponorogo beserta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, santunan kepada anak yatim bukan hanya bernilai sosial, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang, kepedulian, dan semangat berbagi.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita perhatikan bersama. Kepedulian yang diberikan hari ini bukan semata-mata bantuan materi, tetapi juga wujud kasih sayang dan dukungan moral agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu meraih masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Beliau berharap kegiatan santunan seperti ini dapat terus menjadi budaya positif di lingkungan madrasah. Selain membantu meringankan beban anak-anak yatim dan piatu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan warga madrasah.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Para penerima santunan tampak bahagia menerima perhatian dan kasih sayang dari keluarga besar MAN 2 Ponorogo. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan dapat diwujudkan melalui kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
Melalui kegiatan ini diharapkan santunan yang diberikan membawa keberkahan, memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan piatu, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita demi masa depan yang lebih baik.















