10 Hari Ke-2 Ramadhan, Momentum Memperbanyak Ibadah dan Memohon Ampunan

Ponorogo – Kamis, 5 Maret 2026. Memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan, umat Islam diingatkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah serta memanfaatkan momentum bulan penuh berkah ini untuk meraih ampunan dari Allah SWT.

Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala MAN 1 Ponorogo, Dr. Nuurun Nahdiyyah KY, S.Pd., M.Pd.I, dalam kultum Ramadhan yang mengangkat tema “10 Hari Ke-2 Ramadhan, Penuh Maghfiroh dan Ampunan.” Dalam tausiyahnya, beliau mengajak umat Islam untuk mensyukuri kesempatan kembali dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan.

Dalam pembukaannya, ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa karena Allah SWT melimpahkan maghfiroh atau ampunan kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah.

“Alhamdulillah, kita telah memasuki hari kedua bulan Ramadhan yang penuh berkah. Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa, bulan yang penuh dengan maghfiroh dan ampunan dari Allah SWT,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada sepuluh hari pertama Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh. Momentum ini menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas keimanan.

Menurutnya, berbagai bentuk ibadah seperti shalat, puasa, membaca Al-Qur’an, serta melakukan kebaikan kepada sesama harus semakin ditingkatkan sejak awal Ramadhan. Hal ini penting agar hati menjadi lebih bersih dan semakin dekat kepada Allah SWT.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). Kedua hal tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi muslim yang berakhlak mulia.

“Sumber dari semua kebaikan adalah hati. Jika hati kita baik, maka perilaku kita juga akan baik. Puasa merupakan proses pensucian diri, membersihkan hati dari berbagai kotoran yang dapat menghalangi datangnya rahmat Allah SWT,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tujuan utama dari ibadah puasa adalah menjadikan manusia sebagai pribadi yang bertakwa (muttaqin), yaitu orang-orang yang senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Dengan meningkatnya ketakwaan tersebut, diharapkan umat Islam dapat meraih kebahagiaan tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat kelak.

Di akhir kultumnya, Dr. Nuurun Nahdiyyah berharap agar seluruh umat Islam dapat memanfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan Ramadhan ini dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tutupnya.


#KultumRamadhan
#RamadhanBerkah
#Ramadhan1447H
#RamadhanPenuhAmpunan
#MaghfirohRamadhan
#RamadhanHariKedua
#TausiyahRamadhan
#RamadhanMadiun
#RamadhanMenginspirasi
#MenjemputAmpunan
#RamadhanRefleksiDiri
#RamadhanPenuhRahmat
#MuslimBertakwa
#KajianRamadhan