Ponorogo (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Penguatan Integritas ASN Tahun 2026 pada Kamis (26/3). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas integritas serta kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fil.I, sebagai narasumber utama. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Mohamad Tohari, S.Ag., M.H, beserta para Kepala Seksi (Kasi), Penyelenggara, serta jajaran ASN yang terdiri dari kepala madrasah, kepala tata usaha madrasah, pengawas, kepala KUA, penyuluh, hingga pelaksana program keagamaan.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Kankemenag Ponorogo, Mohamad Tohari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir, khususnya kepada Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen ASN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Perwakilan ASN yang disampaikan oleh Kasi PD Pontren, Ayub Ahdiyansyam, S.H, turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin. Ia juga berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan berpedoman pada arahan dan bimbingan dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.
Dalam sesi pembinaan, Syaikhul Hadi menekankan pentingnya menjaga komitmen integritas melalui penerapan budaya kerja “IDOLA”, yaitu Integritas, Dedikasi, Obyektif, Loyal, dan Amanah. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan utama bagi ASN dalam menjalankan tugas, sehingga mampu menjadi teladan serta memberikan pelayanan yang profesional, adil, dan tanpa diskriminasi.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga “hutang kinerja”, yakni tanggung jawab moral dan profesional terhadap tugas serta target yang telah ditetapkan. Setiap ASN dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu, penuh tanggung jawab, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Penguatan Zona Integritas (ZI) turut menjadi fokus utama dalam pembinaan ini. Melalui pembangunan ZI, diharapkan tercipta birokrasi yang bersih dan akuntabel, dengan langkah konkret seperti mengurangi potensi penyelewengan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kinerja ASN yang lebih optimal.
Lebih lanjut, seluruh ASN ditekankan untuk memiliki target kerja yang jelas dan terukur. Dengan perencanaan yang matang, setiap program dan kegiatan diharapkan dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Tak hanya itu, Syaikhul Hadi juga mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur sebagai umat Islam yang hidup di negara yang damai, serta mensyukuri amanah sebagai ASN Kementerian Agama. Ia menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah dalam berbagai dimensi, baik ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah kemanusiaan, termasuk membangun hubungan harmonis dengan alam melalui konsep ekoteologi dan trilogi kerukunan umat beragama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ASN Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo semakin memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mampu mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.









