Perkuat Peran Majelis Taklim, Kemenag Gelar Monitoring dan Evaluasi di Arjowinangun

SAMBIT – Dalam upaya memperkuat peran strategis Majelis Taklim di tengah masyarakat, Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten setempat menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap Kelompok Kerja Majelis Taklim (Pokja MT) se-PB Arjowinangun. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para penggerak keagamaan serta tokoh masyarakat setempat.

Acara diawali dengan sambutan dari Kasi Bimas Islam, Hayat Prihono Wiyadi, S.Ag., M.H., yang menekankan pentingnya sinergi antar pengurus Majelis Taklim dalam menjaga kualitas bimbingan keagamaan. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus berkolaborasi dalam menghadirkan pembinaan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Kankemenag, Mohamad Thohari, S.Ag., M.H. Dalam arahannya, ia memaparkan berbagai tantangan sosial dan keagamaan yang dihadapi saat ini. Ia menegaskan bahwa Majelis Taklim harus mengoptimalkan fungsi pendidikan sebagai benteng utama dalam menghadapi dinamika isu keagamaan yang terus berkembang.

Lebih lanjut, Mohamad Thohari menyoroti sejumlah permasalahan sosial yang perlu mendapat perhatian serius dari para dai dan pengurus Majelis Taklim. Di antaranya adalah upaya pencegahan pernikahan dini yang berdampak pada kesehatan serta ketahanan keluarga, penanganan kenakalan remaja melalui pendekatan spiritual yang sesuai dengan karakter generasi muda, serta kewaspadaan terhadap praktik budaya yang berpotensi membahayakan jiwa maupun akidah.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan Pokja Majelis Taklim dapat semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat yang moderat, harmonis, dan berkelanjutan.


#Hashtag:
#Kemenag #MajelisTaklim #PembinaanUmat #ModerasiBeragama #MonitoringEvaluasi #PeranDai #Ponorogo #Sambit #Arjowinangun #BimasIslam