Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kankemenag Ponorogo menyampaikan bahwa penyelenggaraan ajang prestasi ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama RI dalam membangun ekosistem pendidikan madrasah yang unggul, ramah, dan terintegrasi.
Ia menegaskan bahwa melalui berbagai kegiatan kompetitif dan edukatif, madrasah memiliki ruang strategis untuk menggali, mengembangkan, dan menampilkan potensi peserta didik secara optimal.
“Pilar unggul dapat dicapai melalui proses pendidikan yang berkelanjutan, kemudian dilanjutkan dengan keikutsertaan peserta didik dalam ajang festival atau event. Dari sanalah akan terlihat potensi dan prestasi anak-anak madrasah,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan, pilar ramah tercermin dari terciptanya lingkungan madrasah yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara positif, aman, dan menyenangkan. Sementara itu, pilar terintegrasi diwujudkan melalui sinergi antara madrasah, Kementerian Agama, serta pemangku kepentingan lainnya.
Plt. Kankemenag Ponorogo juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai daerah di Wiker Madiun. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator kuat bahwa kegiatan yang dilaksanakan MTsN 2 Ponorogo memiliki daya tarik dan dampak positif bagi dunia pendidikan madrasah.
“Ke depan, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan. Saat ini pesertanya sudah lintas kabupaten di wilayah kerja Madiun, dan tidak menutup kemungkinan untuk ditingkatkan hingga skala nasional,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, H. Thohari berharap MTsN 2 Ponorogo dapat terus berinovasi dan menjadi madrasah yang mampu melahirkan generasi unggul, berkarakter, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Melalui dukungan Program Asta Protas Kementerian Agama RI, MTsN 2 Ponorogo diharapkan terus menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan madrasah maju, bermutu, dan mendunia.








