Ponorogo – Senin, 16 Maret 2026, Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menggelar Kajian Ramadan Edisi ke-8 yang sekaligus menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo. Kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Al Ikhlas ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh para ASN di lingkungan Kemenag Ponorogo.
Kajian menghadirkan pemateri Mahmud, M.Pd.I, selaku Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo. Dalam penyampaiannya, Mahmud menyampaikan bahwa Hari Raya Idulfitri semakin dekat, yang berarti umat Islam akan segera meninggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah. Oleh karena itu, umat Islam diharapkan mampu menjaga nilai-nilai ketakwaan yang telah dibangun selama Ramadan agar tetap terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Mahmud juga menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik bagi umat manusia. Dengan memedomani Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup, manusia akan memperoleh hidayah dan bimbingan dari Allah SWT dalam menjalani kehidupan.
Dalam kajian tersebut disampaikan beberapa kisah teladan yang dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam. Kisah pertama adalah tentang kesabaran Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan dakwah. Berbagai ujian dan cobaan dihadapi Rasulullah, mulai dari penolakan, ejekan, hingga perlakuan kasar seperti dilempari saat berdakwah. Namun demikian, Nabi tetap menunjukkan kesabaran, keteguhan, serta akhlak yang mulia. Dari kisah ini, umat Islam diajak untuk menyadari bahwa akhlak manusia saat ini masih jauh dari teladan Rasulullah sehingga perlu terus belajar dan berusaha meneladaninya.
Kisah kedua adalah tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq, sahabat Nabi yang menunjukkan totalitas dalam membantu perjuangan dakwah Rasulullah. Dengan penuh keikhlasan, beliau menyerahkan sebagian besar hartanya untuk mendukung syiar Islam. Keteladanan ini memberikan pelajaran tentang keikhlasan, pengorbanan, serta komitmen dalam memperjuangkan nilai-nilai kebaikan.
Selanjutnya, Mahmud juga menyampaikan kisah Abdurrahman bin Auf yang menunjukkan kemandirian serta prinsip hidup yang kuat. Ketika tiba di Madinah, beliau ditawari bantuan berupa rumah dan harta oleh Sa’ad bin Rabi’. Namun Abdurrahman bin Auf memilih untuk berusaha sendiri dan bekerja keras hingga berhasil. Kisah ini mengajarkan bahwa lebih baik memberi daripada menerima serta pentingnya memiliki etos kerja yang tinggi.
Kisah keempat adalah tentang Ummu Sulaim yang dikenal dengan ketabahan dan keikhlasannya dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ia meyakini bahwa segala sesuatu yang dimiliki hanyalah titipan dari Allah SWT. Dari kisah tersebut, jamaah diajak untuk menumbuhkan ketangguhan mental, kesabaran, serta sikap ikhlas dalam menerima setiap ketentuan Allah.
Melalui berbagai kisah tersebut, Mahmud menegaskan bahwa pembelajaran penting yang dapat diambil adalah bagaimana membentuk karakter generasi yang saleh dan salehah, cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki semangat pengorbanan, etos kerja tinggi, dan ketangguhan mental.
Kegiatan kajian Ramadan ini sekaligus ditutup oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Moh. Thohari, S.Ag., M.H. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Ramadan di lingkungan Kantor Kemenag Ponorogo.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi tsamarah ramadhaniyah, yaitu buah dari ibadah Ramadan yang mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Moh. Thohari juga berpesan agar seluruh ASN Kemenag Ponorogo terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada umat setelah Ramadan berakhir.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengambil hikmah dan pelajaran untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW serta para sahabat dalam kehidupan sehari-hari.
Hashtag:
#KajianRamadan
#Ramadan1447H
#MasjidAlIkhlas
#KemenagPonorogo
#KasiPAIS
#MeneladaniRasulullah
#AkhlakMulia
#RamadanBerkah
#GenerasiSholihSholihah
#TsamarahRamadhaniyah
#KemenagJatim
#PonorogoReligius





