Ponorogo (Kemenag) — Dalam rangka memperkuat kolaborasi dan kesinambungan layanan pendidikan madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan Koordinasi dan Penguatan Sinergitas Antar Jenjang Madrasah bersama Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., MH.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Kakankemenag menekankan pentingnya sinergitas antar jenjang madrasah sebagai sumber energi dan kekuatan besar dalam membangun kualitas pendidikan Islam yang berkelanjutan. Menurutnya, hubungan yang saling menguatkan antara Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) merupakan kunci keberhasilan bersama.
“Sinergitas antar madrasah adalah kunci energi yang luar biasa. MTs akan memberikan kontribusi kepada MI, dan MI juga akan memberikan kontribusi bagi MTs. Sinergi adalah kunci energi, sinergi adalah kesuksesan,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Mohamad Thohari menyampaikan bahwa hasil dari sinergitas yang kuat antar jenjang madrasah akan memberikan dampak nyata bagi peserta didik dan masyarakat. Di antaranya adalah terciptanya kesinambungan pendidikan yang bermuara pada pembentukan akhlakul karimah, serta penguatan karakter anak secara seimbang di bidang ilmu umum dan keagamaan.
Selain itu, sinergi yang baik juga diyakini mampu menjaga biaya pendidikan agar tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan. Lingkungan belajar yang islami, aman, dan kondusif pun akan semakin terwujud melalui kerja sama yang solid antar lembaga madrasah.
Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan madrasah di Kabupaten Ponorogo untuk terus membangun komunikasi, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.





