PONOROGO – Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., menghadiri acara Pembukaan Grebeg Suro, Festival Reog Remaja (FRR) XXII, dan Festival Reog Nasional (FRN) XXXI Tahun 2026 yang digelar di Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo, Sabtu malam.
Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh Plt. Bupati Ponorogo, jajaran Forkopimda Kabupaten Ponorogo, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat dan wisatawan yang memadati kawasan Alun-Alun Ponorogo.
Grebeg Suro merupakan agenda budaya tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Ponorogo sekaligus salah satu ikon pariwisata nasional. Melalui Festival Reog Remaja dan Festival Reog Nasional, Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus berupaya melestarikan serta mengembangkan seni budaya Reog sebagai warisan budaya yang telah mendunia.
Plt. Kepala Kemenag Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya bangsa. Menurutnya, budaya dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dalam membangun karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan berbudaya.
“Grebeg Suro bukan hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya daerah, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, serta kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya leluhur yang menjadi identitas Kabupaten Ponorogo,” ujarnya.
Acara pembukaan ditandai dengan berbagai penampilan seni budaya yang memukau, termasuk atraksi Reog Ponorogo yang mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Festival ini diharapkan mampu menjadi sarana promosi budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Grebeg Suro Tahun 2026, Kabupaten Ponorogo kembali menegaskan posisinya sebagai Kota Reog yang kaya akan nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang terus dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus bangsa.
(Humas Kankemenag Ponorogo





