Tarawih ke-9 Ramadan 1447 H di Masjid Al Ikhlas Kankemenag Ponorogo: Menguatkan Dakwah Profesi Melalui Teladan

Ponorogo – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo kembali melaksanakan Sholat Tarawih berjamaah pada malam ke-9 Ramadan 1447 H di Masjid Al Ikhlas Kankemenag Ponorogo, Senin (9/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kankemenag Ponorogo.

Jamaah yang hadir berasal dari Seksi Kepegawaian Kankemenag Ponorogo, MTsN 3 Ponorogo, MIN 6 Ponorogo, serta KUA Kecamatan Sampung. Kebersamaan dalam ibadah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat ukhuwah di lingkungan kerja selama bulan suci Ramadan.

Bertindak sebagai imam Tarawih, Ahmad Rofi’i, S.Hi memimpin rangkaian sholat malam dengan tertib dan khidmat. Sementara itu, kultum (kuliah tujuh menit) disampaikan oleh Nyamiran, M.Pd.I dengan mengangkat tema “Dakwah Profesi.”

Dalam tausiyahnya, Nyamiran menjelaskan bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. Pertama adalah dakwah bil lisan, yaitu menyampaikan nasihat, ajakan, serta pesan-pesan kebaikan melalui perkataan yang baik dan penuh hikmah (mau’idhah hasanah). Kedua adalah dakwah bil hal, yaitu dakwah melalui tindakan nyata, sikap, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, dakwah melalui keteladanan memiliki pengaruh yang sangat kuat karena masyarakat dapat langsung melihat contoh nyata dari perilaku seorang muslim. Melalui sikap dan tindakan yang baik, seseorang dapat menghadirkan uswatun hasanah, yakni teladan yang dapat dicontoh oleh orang lain.

Ia juga memberikan ilustrasi dari dunia sepak bola internasional. Kehadiran pemain muslim di klub sepak bola dunia seperti Liverpool F.C. mampu menghadirkan citra Islam yang positif di mata dunia. Melalui perilaku dan kebiasaan baik, seperti melakukan selebrasi sujud syukur, para pemain tersebut secara tidak langsung menunjukkan nilai-nilai Islam yang penuh kedamaian, kesyukuran, dan keteladanan.

Melalui contoh tersebut, Nyamiran mengajak para ASN Kementerian Agama untuk menjadikan profesi sebagai sarana dakwah. Sikap jujur, disiplin, amanah, serta pelayanan yang baik kepada masyarakat merupakan bentuk dakwah nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.

Kegiatan Tarawih berjamaah ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat berdakwah melalui profesi dan keteladanan di lingkungan kerja.

#KemenagPonorogo
#TarawihRamadan1447H
#MasjidAlIkhlas
#RamadanKemenag
#DakwahProfesi
#UswatunHasanah
#ASNBerakhlak
#KemenagHadirUntukUmat