PONOROGO – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama dan penguatan moral di lingkungan sekolah, Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Sekolah Piloting Program PAIS Berkarakter. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Ponorogo dan diikuti oleh perwakilan dari empat kabupaten, yakni Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, dan Tulungagung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, moderat, disiplin, dan berakhlak mulia. Melalui program PAIS Berkarakter, sekolah diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Dalam sambutannya, perwakilan Bidang PAIS Kanwil Kemenag Jawa Timur menegaskan bahwa pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan perkembangan zaman dan arus digitalisasi yang semakin pesat. Oleh karena itu, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran agama yang aplikatif dan menyentuh kehidupan nyata.
“Program PAIS Berkarakter bukan hanya sekadar program seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menghadirkan budaya sekolah yang religius, harmonis, dan berintegritas,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan pendampingan teknis terkait implementasi program di sekolah piloting. Para peserta mendapatkan penguatan materi mengenai strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang inovatif, pengembangan budaya sekolah berbasis karakter, hingga evaluasi pelaksanaan program secara berkelanjutan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam yang hadir menyambut baik program tersebut karena dinilai mampu menjadi solusi dalam memperkuat pembinaan karakter peserta didik di sekolah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah piloting PAIS Berkarakter dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah lainnya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang religius, aman, nyaman, dan berorientasi pada pembentukan karakter bangsa.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan komitmen bersama seluruh peserta untuk mendukung keberhasilan Program PAIS Berkarakter di wilayah Jawa Timur, khususnya di empat kabupaten peserta kegiatan.



