Ponorogo — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., memberikan sambutan sekaligus penguatan dalam kegiatan pertemuan wali murid di MTsN 1 Ponorogo.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pembentukan karakter dan etika peserta didik sebagai bagian utama dari proses pendidikan di madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembinaan akhlakul karimah yang berlandaskan nilai-nilai ajaran Islam.
“Karakter dan etika itu sangat penting. Anak-anak harus tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik sesuai ajaran agama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya lingkungan yang kondusif dalam membentuk kepribadian siswa. Lingkungan yang terjaga, baik di madrasah maupun di rumah, dinilai memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan karakter anak. Keseimbangan antara pendidikan umum dan pendidikan agama pun menjadi kunci dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kankemenag juga menegaskan pentingnya sinergi antara wali murid, guru, tenaga pendidik, serta komite madrasah. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis akan menciptakan suasana pendidikan yang kondusif dan penuh keberkahan.
“Sinergi adalah kunci energi, sinergi adalah kunci rezeki. Dengan kebersamaan antara wali murid, guru, dan tenaga pendidik, kita wujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Ponorogo, Taufik Efendi, turut menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui kolaborasi seluruh elemen madrasah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa mampu memperoleh ilmu yang bermanfaat, meraih prestasi di berbagai bidang, serta siap berkompetisi di tingkat yang lebih luas.
Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.
#KemenagPonorogo
#MTsN1Ponorogo
#MadrasahHebatBermartabat
#MadrasahMaju
#SinergiKunciSukses
#PendidikanKarakter
#AkhlakulKarimah
#HumasKemenag
#PonorogoHebat





